AUD/NZD Rebound Menuju 1,1360, Fokusnya Bergeser ke Kebijakan Moneter RBA/RBNZ
- AUD/NZD dalam penawaran beli di sekitar 1,1330 tetapi tampaknya tetap lesu menjelang pertemuan kebijakan.
- RBA dan RBNZ akan mengumumkan kebijakan moneter mereka minggu depan.
- RBA diperkirakan tidak akan terdengar sangat hawkish sementara RBNZ akan melanjutkan pola kenaikan suku bunga 50 bp.
Pasangan AUD/NZD telah pulih dengan tajam setelah dalam penawaran beli di dekat 1,1327 di sesi Tokyo. Aset tersebut diperkirakan akan menguji penembusan sisi bawah konsolidasi yang terbentuk di kisaran 1,1364-1,1412. Pada catatan yang lebih luas, pasangan mata uang ini telah terkoreksi tajam setelah menyerahkan angka bulat 1,1400. Aset tersebut diperkirakan akan tetap absen menjelang keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) dan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ).
Pertemuan kebijakan moneter RBA dijadwalkan pada hari Selasa dan Gubernur RBA Philip Lowe diperkirakan tidak akan terdengar sangat hawkish mengingat opsi mereka untuk sejauh mana kenaikan suku bunga dipertimbangkan dalam pertemuan September. Menurut risalah RBA, RBA mengumumkan kenaikan suku bunga keempat berturut-turut sebesar 50 basis poin (bp) tetapi juga mempertimbangkan opsi 25 bp.
Official Cash Rate (OCR) didorong ke 2,35% pada pertemuan kebijakan moneter September. Gubernur RBA Philip Lowe terus mempercepat OCR untuk mengurangi tekanan harga yang melonjak. Tingkat inflasi Australia telah naik ke 6,1%, dalam kuartal kedua CY2022.
Selain itu, para pembuat kebijakan RBA menyebutkan bahwa OCR diperkirakan akan mencapai puncaknya di sekitar 3,85% dan tingkat inflasi akan mencapai sekitar 7%. Dengan laju kenaikan OCR sebesar 50 bp saat ini, bank sentral akan mencapai target yang diinginkan pada Desember 2022.
Di sisi Selandia Baru, jajak pendapat Reuters soal prakiraan kenaikan suku bunga RBNZ, yang dijadwalkan pada hari Rabu, mengklaim kenaikan suku bunga kelima berturut-turut sebesar 50 basis poin (bp). Kenaikan suku bunga setengah persen kelima oleh Gubernur RBNZ Adrian Orr akan mendorong Official Cash Rate (OCR) ke 3,5%. Perlu diperhatikan apakah OCR di atas 3% cukup untuk menahan laju inflasi.